Tujuh Kuliner Legendaris Wajib Coba di Bandung
Jangan bingung mau makan kemana kalau di Bandung! Yang tujuh ini, kamu wajib coba.
1. Lotek Macan

Ny. Tanitasari sudah mulai berbisnis makanan ini sejak tahun 1974.Kini, dia dibantu oleh 5 anak cucu dan 15 orang karyawan. Sudah tiga generasi bisnis keluarga ini bertahan. Bagi yang belum pernah ke sana, lokasinya mudah dijangkau karena terletak di kawasan pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Macan no.1 sekitar daerah Lodaya. Selain Lotek, yang menarik dari warung ini adalah Es Kolaknya. Kamu bisa memilih isi kolak, sesuai keinginanmu. Buka dari jam 10 Pagi hingga 4 sore, kalau datang setelah makan siang, jangan kaget kalau beberapa memnu sudah habis terpesan. Range harga maksimal 25 ribuan.
2. Ceu Mar – Prasmanan Hidangan Sunda

Ibu Maria nama pemiliknya. Karena panggilan sunda seorang Kakak Perempuan adalah “Ceu”, maka dia menamakan warung makannya Ceu Mar. Menu yang wajib dicoba adalah gulai daging dan sop dagingnya. Menunya disajikan prasmanan. Selain ke dua menu tadi, kamu bisa menemukan menu-menu lain khas Sunda di sana. Rasanya sudah pasti enak. Ceu Mar cocok buat kamu yang suka berkuliner di tengah malam, karena mereka buka mulai 21.00 hingga 04.00 pagi. Sekali makan di sini, kamu mungkin akan mengeluarkan 15 – 35.ooo Rupiah.
3. Mie Kocok Bandung Kebon Jukut
Sudah sampai di Bandung, belum syah kalau belum makan Mie Kocok Bandung. Pak Haji Endan meletakkan gerobak jajaannya persisnya disamping ruko Kartika Sari cabang Kebon Jukut di depan rel kereta api menuju Stasiun Bandung. Dari sekian banyak penjual Mie Kocok di Bandung, ini salah satu yang legendaris dan enak. Per porsi Rp. 15.000. Nah selain di Kebon Jukut, kamu juga bisa menikmati Kie Kocok ini di FoodMarket d’Kiosk — ada di Jalan Dago 48, Setiabudi 42, dan Braga 99.
4. Surabi Aneka Rasa

Surabi Imut adalah pelopor untuk pembuatan surabi aneka rasa. Kalau sebelumnya orang mengenal surabi adalah makanan khas jawa barat yang rasanya hanya dua rasa ( Surabi Kinca dan surabi Oncom ), tetapi Surabi Imut sudah memodifikasi menjadi 27 aneka rasa surabi –ada rasa strawberry, rasa ayam, rasa telur, rasa coklat dll. Ada berjejer warung surabi sejenis di pinggir jalan Setiabudi. Yang paling ramai memang Surabi Imut, tapi rasa di warung lain juga nggak kalah kok. Plus beberapa warung menawarkan live music. Makan Surabi ini cocoknya malam hari, ditemani dengan aneka minuman hangat. Harga surabi bervariasi mulai 4000 – 15.000 Rupiah, tergantung rasa yang diinginkan.
5, Soto Bandung Ojolali
Kuah bening, itulah salah satu khas yang dimiliki soto Bandung. Ketika soto lain menggunakan santan untuk kuah sotonya, tidak begitu dengan soto Bandung. Pemakaian lobak sebagai salah satu bahan campuran juga tidak akan ditemukan dalam menu soto daerah lainnya. Dengan pusat masih di Jl Cibadak No 79, para penggemar soto Bandung bisa menemukan Soto Ojolali di Bandung Trade Center, Jl Dr Djunjunan, Jl raya Rancaekek, Kopo Square, Metro Trade Center, Yogya Kepatihan dan Yogya BIP. Satu porsinya kamu akan dikenakan harga Rp.16.000. Buka mulai pukul 06.00 pagi hingga malam.
6. Batagor Isan

Tempat Batagor H. Isan yang di Cikawao No. 27A Bandung ini terbilang kecil. Namun, pelanggan yang ada berdatangan dari mana-mana. Banyak pengunjung yang melakukan pembelian dalam jumlah besar di toko yang sudah didirikan sejak tahun 60-an ini. Mungkin karena harga Batagor H. Isan ini memang murah meriah, hanya Rp 1.500 per buah nya. Buka mulai pukul 08.00 WIB sampai 19.00 WIB. Enak? Enak!
Setiap harinya tidak pernah sepi dengan pembeli. Sejak warung buka pukul 06.00 WIB, pemiliknya mulai menjajakan menu sarapan legendaris yang ia pertama kenalkan sejak tahun 1975. Harganya sepuluh ribu saja. Tapi kalau kamu ke sini, harus siap ya berebut parkir sama pengunjung lainnya, karena area parkirnya yang terbatas karena merupakan area pasar yang cukup ramai dengan penjaja.
Yuk, mari dijajal satu persatu!











